25
Feb

10 Prinsip Sederhana dalam Penataan Furnitur

Kegiatan penataan furnitur di rumah bisa menjadi hal yang menyenangkan
sekaligus menakutkan. Ketika Anda dihadapkan dengan ruangan kosong, dan harus mengisinya
dengan cara yang praktis dan menyenangkan secara estetika, tampak seperti tugas
yang berat. Namun selama bertahun-tahun para perancang interior telah mengakui beberapa
prinsip sederhana, yang mudah diterapkan dan berhasil. Cukup dengan mengikuti
aturan sederhana ini dan Anda akan merasakan bahwa mengatur furnitur tidak
begitu menakutkan.

1. Pilih Titik Fokus

Jangan pernah meremehkan kekuatan titik fokus dalam sebuah
ruangan. Terkadang hal itu muncul secara alami, seperti jendela yang menonjol
atau perapian jika ada. Dan jika tidak ada, anda bisa membuatnya sendiri,
seperti dengan menempatkan unit kabinet untuk televisi. Apa pun titik fokus
yang Anda pilih, itu harus dipatuhi. Anda harus mengatur furnitur di sekitarnya
sebanyak mungkin.

2. Jangan Meletakan Furnitur menempel pada
dinding

Ukuran ruangan akan menentukan seberapa jauh Anda dapat
memberi jarak antara furnitur dinding. Bahkan dalam ruangan kecil pun anda harus
memberikan jarak antara furnitur dan dinding. Jarak tersebut akan membuat kamar
terasa lebih luas. Tentu saja jika Anda memiliki ruang yang besar, maka jangan
ragu untuk mengatur furnitur sedemikian rupa sehingga anda bisa membuat area berkumpul
pada tengah ruangan.

3. Membuat Area Berkumpul

Setiap orang seharusnya secara alami dapat berbincang satu
sama lain tanpa harus menarik leher mereka atau berteriak ke seberang ruangan.
Posisikan sofa dan kursi untuk saling berhadapan (tidak harus lurus, tetapi
dekat), sehingga mereka dan dapat berkomunikasi tanpa harus berteriak. Jika
ruangan terlalu besar, bisa dibuat beberapa area percakapan.

4. Atur Keseimbangan Saat Menata Furnitur

Keseimbangan sangat penting dalam dekorasi. Pertimbangkan
ukuran dan penempatan berbagai perabotan, jangan mengelompokkan semua perabotan
berukuran besar atau kecil di satu area saja. Hal itu akan membuat ruang terlihat
tidak seimbang dan cukup mengganggu penglihatan. Pastikan juga ada variasi
bentuk. Jika Anda mempunyai sofa yang lurus, maka pemilihan bentuk meja yang
bundar adalah hal yang baik.

5. Perhatikan Alur Lalu Lintas

Salah satu hal terpenting yang harus dipertimbangkan ketika
menata furnitur di ruangan apa pun adalah alur lalu lintas. Orang tidak boleh
tersandung furnitur, atau bertabrakan ketika melewati ruangan. Pastikan ada jarak
yang cukup antara meja dan sofa, dan antara kursi. Buat jalur yang jelas
sehingga orang dapat berjalan ruangan yang satu ke ruangan lainnya tanpa
kesulitan.

6. Gunakan Karpet/Permadani dengan Ukuran yang
Pas

Karpet harus berada di bawah furnitur dan semua perabotan.
Mengekspos bagian lantai di beberapa sisi ruangan itu tidak masalah, tetapi
ketika anda ingin menggunakan karpet, gunakan ukuran yang cukup besar sehingga
semua perabotan di area tempat duduk dapat diletakkan di atas karpet tersebut.
Paling tidak kaki depan dari sofa berada di atas karpet (bagian belakang bisa
di lantai, jika tidak cukup).

7. Gunakan Meja yang Besar

Apabila anda lebih sering duduk di sofa dan menggunakan meja
sebagai tempat penyimpanan makanan dan minuman, maka ukuran meja yang lebih
besar adalah lebih baik. Meja yang besar di tengah area tempat duduk sangat
bagus untuk estetika dan fungsi. Ini akan berfungsi sebagai pusat ruangan dan memberikan
ruang yang luas untuk meletakkan minuman
atau menyimpan aksesoris dan pernak-pernik. Meja yang besar juga memberikan akses
yang lebih mudah dari kursi di sekitarnya. Dan yang perlu diingat adalah adanya
jarak antara sofa dan meja untuk bisa dilewati orang (sekitar 60cm). Dan jika
Anda tidak dapat menemukan meja besar yang cocok, maka dua meja kecil bisa
menjadi penggantinya.

8. Jarak Sofa ke Meja adalah Sepanjang Lengan

Setiap kursi harus memiliki akses yang mudah ke meja samping
atau meja kopi. Hindari tata letak yang memaksa orang untuk pindah dari kursi
mereka untuk mengambil minuman. Meja samping sofa harus sama tingginya dengan
lengan kursi (jika tidak bisa sama tinggi, maka lebih rendah lebih baik).

Untuk meja, tingginya harus sama dengan sofa, atau lebih
rendah.

9. Buat Ruangan Supaya Terang

Pencahayaan adalah salah satu elemen terpenting dari suatu ruangan,
dan hal itu seringkali diabaikan. Selalu gunakan campuran pencahayaan overhead,
lampu lantai, dan lampu meja (dan sconce, jika Anda bisa). Lampu lantai
terlihat sangat bagus berada di ujung sofa atau di belakang kursi beraksen.
Lampu meja terlihat indah di meja samping, rak, dan bahkan mantel. Pencahayaan
perlu ditempatkan pada tingkat yang berbeda agar seimbang dengan baik.

10. Gunakan Artwork degan Ukuran yang Pas

Benda-benda yang ditempel di dinding, seperti lukisan,
cermin, atau ukiran perlu ditempatkan secara strategis, dan sesuai dengan
furnitur. Jangan pajang foto berukuran kecil di bagian belakang sofa Anda.  Letakan salah satu perabotan yang besar
dengan ukuran kira-kira dua pertiga panjang sofa, atau gunakan pengelompokan barang-barang
yang kecil. Jika Anda bersikeras ingin memasang lukisan berukuran kecil, maka
gunakan bingkai yang besar dengan matte yang besar di sekelilingnya sehingga
dapat berdiri sendiri ketika diposisikan di dekat furnitur yang berukuran besar.